Penggunaan
pestisida pertanian berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi pengguna,
konsumen, lingkungan, serta dampak sosial ekonomi. Oleh karena itu, Penggunaan
pestisida harus dilakukan secara hati-hati. Tujuan penggunaan pestisida harus
ditekankan untuk menurunkan populasi hama, menghentikan serangan penyakit, dan
mengendalikan gulma agar keberadaanya tidak menyebabkan kerugianekonomis atau
bisa menekan kehilangan hasil pertanian
Pestisida
tidak dimaksudkan untuk menaikan produksi tanaman, tidak pula untuk menyuburkan
tanaman. Jika produksi tanaman yang diperlakukan dengan pestisida lebih tinggi
dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberi aplikasi pestisida, hal tersebut
merupakan konsekuensi logis. Sebagai contoh, jika petak yang tidak mendapatkan
aplikasi pestisida sebagian hasilnya hilang kareana dirusak OPT, petak yang
mendapatkan aplikasi pestisida mengeluarkan hasil yang normal.
Memang
ada beberapa bahan
aktif pestisida
memiliki efek
fitotonik seperti
pada beberapa senyawa
triazole. Namun, efek ini harus dianggap
sebagai efek samping saja, bukan tujuan utama penggunaan pestisida. Untuk
menghindari atau menekan hal-hal yang tidak diinginkan, penggunaan pestisida
pertanian sebaiknya memperhatikan
tiga prinsip berikut :