pp

pp
SELAMAT DATANG........!!!!! DI MEDIA INFORMASI PENYULUH PERTANIAN KECAMATAN WARUDOYONG JALAN BANTAR PANJANG KOMPLEK BBI SUKAKARYA - KOTA SUKABUMI //email : penyuluh12@gmail.com

Pagar Hidup

Pagar Hidup

Jenis pagar yang biasanya digunakan untuk batas-batas pekarangan adalah tembok, bambu, kayu atau tanaman. Pagar yang terbuat dari tanaman inilah yang biasa disebut dengan nama PAGAR HIDUP. Dibandingkan dengan jenis pagar yang lain, pagar hidup mempunyai beberapa kelebihan, yaitu :



-      Tidak perlu diganti setiap tahun. Bila ditanami banbu atau kayu harus diganti setiap tahun
-      Dapat dibentuk sesuai dengan keinginan
-   Untuk beberapa jenis pagar hidup dapat menghasilkan bahan makanan atau obat-obatan, sehingga bermanfaat bagi kesehatan keluarga
Pagar hidup dapat terdiri dari satu atau beberapa jenis tanaman. Dapat pula disisipkan tanaman semusim yang merambat pada pagar tersebut.

a.   Syarat-syarat Pagar Hidup
Tidak semua jenis tanaman baik digunakan sebagai pagar hidup. Tanaman yang baik digunakan sebagai pagar hidup adalah yang mempunyai sifat :
  1. Cepat tumbuh
  2. Bercabang banyak
  3. Percabangan tidak mudah patah
  4. Berdaun lebat dan tidak mudah rontok
  5. Tahan pangkas
  6. Sifat berkesinambungan
  7. Bila berbentuk pohon, jenis kayunya tidak pegas
b.   Fungsi Pagar Hidup
  1. Sebagai batas atau pemisah pekarangan antara pekarangan yang satu dengan pekarangan yang lai dibutuhkan satu pemisah. Pagar hidup bukan saja sebagai pagar pelindung pekarangan, tetapi juga merupakan batas pemisah dengan pekarangan lain. Tergantung pada jenis tanamannya, PAGAR HIDUP juga mempunyai arti sosial karena dapat dimanfaatkan oleh orang lain yang membutuhkannya.
Syarat pagar hidup sebagai batas atau pemisah pekarangan harus :
Tahan pangkas, Pertumbuhannya rapat, Batang berkayu dan Berumur panjang/tahunan
Beberapa jenis tanaman pagar hidup yang dapat digunakan sebagai pemisah suatu pekarangan :
a.    Beluntas (Pluchea indica L less)
Daunnya dapat digunakan sebagai lalab, obat luka, obat bau kerigat dan napas bau serta obat disentri. Bunganya dapat untuk obat kencing darah.
Sifat tanaman : Bila dibiarkan tingginya dapat mencapai + 2 m. Daunnya hijau, bergerigi, runcing pada pangkal dan ujungnya. Daun berbau khas, rantingnya halus berambut keriting rapat, bunganya berwarna ungu.
b.    Kejibeling (Sericocalyx crispus)
Daunnya berguna sebagai obat radang ginjal, ginjang berbatu dab membantu memudahkan melahirkan.
Sifat tanaman : Tinggi sekitar 1 m, daunnya bergerigi letaknya berhadapan, bunganya kecil terletak pada ketiak daun pelindung.
c.    Kipiit
Daunnya mudanya (pucuk) dapat digunakan sebagai lalab.
Sifat tanaman : Daunnya melancip, warnanya hijau muda sampai tua, bila dibiarkan tingginya dapat mencapai + 2 m, bercabag banyak.

  1. Sebagai pengaman
Pagar hidup berfungsi sebagai pengaman, melindungi pekarangan dari gangguan ternak seperti ayam, anjing, kambing dan hewan liar seperti babi hutan, kera. Selain itu sebagai pengaman terhadap pencuri.
Syarat tanaman pagar hidup sebagai pengaman :
Berkayu, Tinggi dan tumbuh rapat, Berduri dan Daun tidak disenangi ternak
Contoh :
a.    Secang
Sangat baik sebagai tanaman pengaman karena batangnya berduri.
Sifat tanaman : Dapat tumbuh sampai tinggi 2 m, bercabang rimbun, batang dan ranting berduri.
b.    Salak
Tanaman ini menghasilkan buah yang dimanfaatkan.
Sifat tanaman : Berduri, merupakan tanaman rumpun.
c.    Nanas
Jenis nanas ini, buahnya tidak dapat dimakan.
Sifat tanaman : Daun berduri, tanaman beranak rapat, tinggi sekitar 0,5m.
d.    Agave
Tanaman ini tidak cocok di pekarangan sempit, karena memakan tempat.
Sifat tanaman : Tidak berbatang, tidak bercabang, daunnya tebal dan kaku, kedua tepi daun dan ujungnya berduri.
  1. Untuk keindahan
Pagar hidup yang dipelihara dengan baik dan tata letak tanamannya diatur, menghasilkan pekarangan yang lebih indah dan menambah rasa betah di rumah.
Syarat tanaman yang dibutuhkan :
Cepat tumbuh dan tahan pangkas, sehingga mudah dibentuk dan Mempunyai daun atau bunga yang berwarna indah

Contoh :
a.    Kemuning
Tanaman ini berbunga harum, daunnya dapat digunakan untuk obat.
Sifat tanaman : Berbunga putih, daunnya kecil berwarna hijau muda kulit batang berwarna putih, berumur panjang.
b.    Analypha
Tanaman ini hanya digunakan sebagai tanaman hias.
Sifat tanaman : Tanaman perdu, bercabang banyak, daun berwarna hijau kuning atau kombinasi. Bunganya bermacam-macam, diantaranya berwarna merah seperti ekor tupai.
c.    Kembang sepatu
Daunnya dapat digunakan untuk obat.
Sifat tanaman : Berbentuk perdu, berdaun hijau, berbunga merah dan kuning, tingginya dapat mencapai 3 m, bila tidak dipangkas.
  1. Pelengkap gizi makanan
Tanaman pagar hidup ini bukan sebagai batas antar pekarangan, tetapi sebagai batas di dalam pekarangan. Dapat dimakan dan daunnya banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh kita. Terutama kandungan vitamin A yang berguna untuk kesehatan mata.
Contoh :
a.    Katuk
Daunnya dapat digunakan sebagai sayur, sangat bermanfaat bagi ibu-ibu sedang menyusui. Sifat tanaman : Berdaun kecil, batang berkayu, tahan pangkas dan tahan panas. Bunganya merah bercampur putih, buahnya berkotak empat di sepanjang tangkai daun.
b.    Kemangi
Daunnya berguna sebagai pewangi atau penyedap masakan dan juga untuk lalab. Sifat tanaman : Tingginya sekitar 50 cm, berdaun tunggal berhadapan bunganya putih pada ujung tangkai.